Apa Itu Typo? Istilah Yang Ngetren Dikalangan Pengguna Gadget

"Haduh.. Kok sekarang jadi sering typo sih?"..

Itulah salah satu keluhan yang meluncur dari seorang teman ketika sedang asyik bermain dengan gadgetnya..


Dan rasanya gejala typo ini bakalan menyerang semua orang yang asyik menggunakan smarthphone, komputer ataupun gadget yang ada hubungannya dengan ketik-mengetik.


Artinya apa?

Typo sendiri bisa diartikan sebagai kesalahan mengetik suatu kata, baik kata yang hendak dikirim atau sudah dikirim kepada teman melalui pesan, dan kata yang sudah tercetak pada kertas.

Intinya salah ketik atau salah tulis..

Kesalahan seperti ini memang tidak bisa dihindari dan pasti akan selalu terjadi dan terjadi.

Jadi mesti hati-hati dan cekatan.

Apalagi yang ditujukan untuk dicetak, semisal banner atau pengumuman.

Setiap kata yang tertulis didalamnya mesti dicek satu per satu apakah ejaannya sudah benar dan antara kata satu dan yang lain yang saling menyambung dan mampu memberikan pesan yang jelas kepada para pembacanya.


Penyebabnya

Yang pertama kita lihat pada para pengguna gadget, terutama smartphone. Sering kan melihat pesan yang dikirim ke kita tapi dengan ketikkan yang aneh?

Penyebabnya antara lain :
  • Keyboard yang terlalu kecil
  • Jarak antar huruf pada keyboard sangat dekat sehingga berpeluang memencet huruf disebelahnya
  • Terburu-buru
  • Tidak dicek sebelum dikirim



Berhubung smartphone dirancang agar nyaman digunakan dalam genggaman, maka bentuknya pun mungil.

Imbasnya ke layar.

Layar yang kecil membuat keyboard-pun harus mengkerut.

Keyboard yang kecil membuat ukuran huruf yang ditayangkan juga lebih mungil dan mesti hati-hati ketikan menginjakkan jari tangan diatasnya.

Jari itu kan lebar..

Kalau salah tembak dikit, huruf yang diincar bisa meleset dan akhirnya malah membuat kita melakukan kesalahan. Sehingga pesan yang dikirim agak kurang gimana gitu, pesannya kurang bisa diterima dengan baik.

Untuk dikomputer pun sama..

Kesalahan tetap bisa terjadi walaupun sudah diberikan keyboard yang jauh lebih lega. Apa yang diketik bisa saja salah..


Contoh kata yang "typo"

Untuk contohnya sih banyak sekali dan biasanya adalah kata yang kebetulan huruf penyusunnya bersebelahan.

Contoh :
  • "tahu" diketik "taju"
  • "benda" diketik "bensa"
  • "apa" diketik "aa", huruf p lupa diketik
  • "pergi" diketik "pergu"
  • "kata" diketik "kara"
  • "mau" diketik "nau"
  • "senang" diketik "sensng"

Entah karena menyenggol huruf yang disebelahnya atau malah melupakan salah satu huruf, typo pun terjadi..


Gadgetnya bermasalah, sehingga sering membuat kita melakukan kesalahan dalam mengetik


Tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pengguna saja, gadget yang mengalami masalah juga sangat mendukung terjadinya typo.

Contohlah keyboard yang eror.

Pada smartphone pasti sangat sering dijumpai dan penggunanya menggerutu karena terus melakukan salah ketik..

Rasa kesal pun memuncak.

Tak jarang layar pun ditonjok-tonjok dengan harapan keyboard cepat sadar sekalian melampiaskan emosi.. :)


Pas mau mengetik huruf "a" yang muncul malah huruf "s". Padahal sudah dilakukan dengan sangat hati-hati dan cekatan.

Tetap saja salah.

Mungkin anda pernah mengalaminya?

Jika keyboard bertingkah seperti itu, mungkin salah satu caranya adalah mengaktifkan ulang (restart) hapenya.

Bisa jadi karena dia letih..

Jadi kita berikan kesempatan smartphone untuk tidur sebentar dan kemudian dibangunkan lagi dengan performa yang lebih oke.



Untuk komputer


Komputer tidak kalah seringnya mengalami keyboard yang eror, bahkan ada satu atau beberapa huruf yang tidak bisa berfungsi.

Gimana bisa bekerja dengan baik?

Misalnya huruf "P" tidak bisa ditekan dengan enak.

Jadi harus digenjot keras baru muncul hurufnya.

Kalau dibelai seperti biasa tidak mau nongol.

Inilah yang menyebalkan. Kita harus selalu mengeluarkan tenaga ekstra hanya untuk satu huruf saja, karena hanya itulah cara satu-satunya untuk membuatnya hadir di layar.

Kalau memang keyboard sudah ada kerusakan bisa segera diperbaiki sehingga acara ketik mengetik berjalan dengan lancar dan menyenangkan.


Akibat melakukan typo

Salah satu yang paling terasa adalah ketika menerima pesan pada aplikasi sosial media, informasinya terasa kurang lengkap.

Contohnya : "saua mai makan"

Maksudnya apa ya?

Ternyata setelah ditanyakan lagi, maksudnya adalah " saya mau makan".

Satu huruf saja yang meleset akan membuat informasinya berasa kabur dan tidak jelas. Komunikasi menjadi tidak nyambung.

Dan yang lebih parah tentu saja typo pada pengumuman yang sudah diprint.

Setelah banner direntangkan, dipasang ditempatnya, eh.. malah ada satu kata yang susunan hurufnya tidak menyenangkan dilihat.

Waduh..
Sayang sekali bukan?

Kita harus mengetik ulang lagi dan tentu saja harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membayar biaya cetak.

Ini juga bisa terjadi ketika membuat laporan atau skripsi.

Setelah menge-print satu bab laporan dan siap diserahkan kepada guru atau dosen untuk dicek, eh banyak kata yang salah susunannya.

Edit dan print lagi..

Biaya yang dikeluarkan membengkak akibat kesalahan beberapa huruf yang berada pada tempat yang kurang pas..


Cara menghindarinya

Demi menghindari informasi yang ingin disampaikan bisa diterima dengan mudah oleh orang lain ataupun menghindari biaya tambahan karena harus mencetak lagi, kita harus melakukan langkah pencegahan.

Caranya adalah :
  • Cek pesan sebelum dikirim, apakah ada kata yang salah ketik
  • Cek ketikan pada pengumuman sebelum memutuskan untuk mencetaknya
  • Teliti lagi setiap kata dan kalimat pada laporan agar tidak perlu mencetaknya lagi karena salah satu huruf saja.
Hasilnya adalah orang yang membaca tulisan atau pesan kita bisa langsung mengerti maksudnya karena tidak diganggu oleh satu huruf yang penempatannya tidak pas..

Baca juga :

13 comments for "Apa Itu Typo? Istilah Yang Ngetren Dikalangan Pengguna Gadget"

  1. Heheee .. aku sebisa mungkin teliti dan konsen dengan baik biar ngga terjadi typo.

    Awalnya aku ngga paham loh istilah apa si typo itu .. ,ternyata artinya kesalahan ketik dan diambil dari nama merk cairan penutup huruf yang salah 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha...
      benar juga ya mas, diambil dari merk yang itu tu..

      sayapun setiap selesai ngetik, pasti cek dan cek lagi biar postingan artikel tidak ada kesalahan

      Delete
  2. Sering bngat ngetik typo karena kadang emang gak di cek lg

    ReplyDelete
    Replies
    1. semuanya pasti pernah typo mas..
      makanya habis nulis, saya cek lagi semua artikelnya..

      Delete
  3. typo itu sebenarnya kesalahan ketik tetapi skrg sudah menjadi hal yang di lumrahkan..yg bahaya ketika typo nya menyebabkan berubah arti..

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar mas..
      maksudnya ini berubah menjadi itu, ..

      Delete
  4. Betul mas, kondisi gadget juga ikut mempengaruhi, contohnya kayak hape istri yang layarnya udah mulai error, jadi sering typo. Kalo saya pribadi sih sebisa mungkin harus teliti ketika menulis

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau sudah error, berarti minta yang baru itu mas hendra..
      haha..

      Delete
  5. Masuk pak ekoπŸ˜‚πŸ˜‚
    Tadi gua dikiran typo sama tuh cewek, padahal gue seriusπŸ˜‘πŸ˜‘

    ReplyDelete
  6. wkwkwkwk...
    benar sekali..
    sayapun kena typo lagi...
    makasi ya koreksinya..
    hehe

    ReplyDelete
  7. Di kalangan, bukan dikalangan.

    “Di” dirangkai dengan kata kerja,
    dipisah dengan keterangan tempat/waktu. πŸ˜ŠπŸ™

    ReplyDelete